Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Lampung. Lima atlet berprestasi asal Lampung dijadwalkan menerima penghargaan langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) atas capaian mereka di SEA Games 2025 Thailand, sekaligus dikaitkan dengan dedikasi dan minat pengabdian sebagai anggota Polri.
Wakil Ketua Umum II KONI Provinsi Lampung, Riagus Ria, menyampaikan bahwa para atlet yang akan menerima penghargaan tersebut merupakan putra-putri terbaik Lampung yang telah mengharumkan nama Indonesia di level Asia Tenggara.
Kelima atlet tersebut yakni Nur Halim Arlendi dari cabang karate, yang saat ini merupakan anggota Polri berpangkat Bripda, serta empat atlet non Polri yang memiliki keinginan bergabung menjadi anggota Kepolisian. Mereka adalah Nabila Maharani, petinju putri peraih medali perak SEA Games, Sadan Ahmed Sidik Lisanaka dari cabang pencak silat peraih medali perunggu, serta Sevi Nurul Aini dari kick boxing yang juga meraih medali perunggu SEA Games 2025.
Menurut Riagus, acara penghargaan akan dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mulai pukul 19.00 WIB. Sebelumnya, para atlet akan mengikuti gladi pada pukul 13.30 WIB.
“Untuk atlet Polri menggunakan PDL II dan membawa medali SEA Games, sedangkan atlet non Polri menggunakan training kontingen warna putih dengan membawa medali,” jelas Riagus kepada media, Selasa (13/1/2026).
Riagus menambahkan, KONI Provinsi Lampung berencana mengantarkan langsung para atlet tersebut ke Jakarta sebagai bentuk dukungan dan penghargaan daerah terhadap prestasi mereka.
Selain lima atlet tersebut, KONI Provinsi Lampung bersama Pengprov PJSI Lampung juga mengusulkan tambahan nama, yakni Indah Permatasari dari cabang judo, peraih medali perak SEA Games 2025 Thailand. Usulan ini diajukan karena nama Indah belum terdata dalam penjaringan awal pihak Polri.
“Indah ini aset Lampung. Prestasinya sudah sampai Asia bahkan dunia bersama tim nasional judo Indonesia. Tentu harus kita perjuangkan,” tegas Riagus.
Ketua Umum Pengprov PJSI Lampung, Sukamso, menyatakan pihaknya terus mengupayakan berbagai jalur agar Indah dapat diakomodir.
“Kami berusaha melalui PB PJSI dan juga langsung ke Polri. Memang awalnya diminta hanya atlet Polri, tapi sekarang ada peluang bagi atlet non Polri yang berkeinginan menjadi Polisi. Semua jalur sudah kami komunikasikan,” ujar Sukamso.
Penghargaan ini dinilai menjadi motivasi besar bagi atlet Lampung dan Indonesia secara umum, sekaligus menunjukkan bahwa negara hadir dan menghargai prestasi olahraga sebagai bagian dari pengabdian dan kebanggaan nasional.

