Bechannel – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Kembali menyuarakan keprihatinan mendalam terkait hilangnya fasilitas olahraga GOR Saburai yang telah dialihfungsikan (tukar guling) menjadi Masjid Al-Bakri. Hingga saat ini, kejelasan mengenai bangunan pengganti yang setara belum menunjukkan titik terang, sementara agenda olahraga besar sudah di depan mata.
Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, menegaskan bahwa insan olahraga Lampung saat ini merasa sangat kesulitan. Menurutnya, GOR Saburai bukan sekadar tempat pertandingan, melainkan kawah candradimuka bagi para atlet untuk berlatih setiap hari.
Baca juga:
Empat Ribu lebih Atlet Terverifikasi, Persiapan Porprov Lampung Dimatangkan
Kekosongan fasilitas ini menjadi alarm bagi prestasi olahraga Lampung. Riagus memaparkan sejumlah agenda besar yang akan dihadapi Provinsi Lampung dalam waktu dekat, di antaranya, persiapan menghadapi PON 2028, menjadi tuan rumah PORWANAS 2027, menjadi tuan rumah PORNAS Korpro (ASN). Puncaknya, Lampung akan menjadi tuan rumah PON 2032.
“Kita merasa sangat sulit, tempat berlatih sangat terbatas. Bukan hanya atlet profesional, para ASN juga mengeluhkan tidak adanya tempat latihan untuk menghadapi PORNAS. Kami meminta pihak berwenang untuk menagih komitmen ini kepada pihak ketiga (Al-Bakri),” ujar Riagus.
Riagus juga mengingatkan bahwa dalam aturan tukar guling aset pemerintah, terdapat prosedur ketat yang seharusnya dipenuhi. Ia menyoroti keberadaan “tiang pancang” pengganti yang hingga kini tak kunjung berlanjut menjadi bangunan utuh.
“Aturannya jelas, tukar guling itu nilainya harus setara, harus ada persetujuan DPRD, dan idealnya bangunan pengganti harus jadi dulu baru bangunan lama dirobohkan. Jangan hanya meninggalkan tiang pancang saja,” tegasnya.

