Bechanel – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung periode 2025-2029, Taufiq Hidayat, menyatakan komitmen penuhnya dalam membangkitkan prestasi sepak bola putri di Bumi Ruwa Jurai. Hal ini disampaikan menyusul kabar membanggakan atas terpilihnya pelatih asal Lampung, Coach Novita Sari, sebagai salah satu pelatih sepak bola putri nasional.
”Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas terpilihnya Coach Novita Sari. Peran pelatih sangat krusial dalam meningkatkan prestasi, dan kami berharap kompetensi yang beliau dapatkan dari PSSI dapat ditularkan untuk membina atlet-atlet di Lampung,” ujar Taufiq. Sabtu (4/6/2026)
Lampung Open 2026 Asah Freestyle Menuju Emas PON
Meskipun sepak bola putri di Lampung telah menunjukkan pertumbuhan melalui munculnya berbagai klub dan partisipasi dalam Pra-PON 2024, Taufiq menekankan pentingnya strategi yang lebih sistematis. Fokus utama KONI ke depan adalah pengembangan usia dini. Integrasi pendidikan, mengenalkan sepak bola putri sejak tingkat pendidikan terbawah sebagai basis bibit muda.
Adapun sinergi KONI & PSSI yakni memperkuat koordinasi dengan PSSI Lampung untuk memastikan pembinaan klub berjalan berkesinambungan. Agenda kompetisi, mendorong adanya turnamen rutin, mulai dari tingkat lokal hingga provinsi, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet.
Sementara itu Dalam menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032, Target besar telah dipancangkan. Dengan rencana Provinsi Lampung menjadi tuan rumah PON ke-23 pada tahun 2032, sepak bola putri diproyeksikan menjadi salah satu cabang olahraga unggulan.
”Persiapan harus dilakukan sejak sekarang secara berkelanjutan. Kita punya waktu enam tahun untuk menggembleng bibit-bibit prestasi agar pada saat Lampung menjadi tuan rumah, sepak bola putri kita mampu bersaing di level nasional,” tegas Taufiq.
KONI Lampung Targetkan Venue Siap Verifikasi PON 2032
Saat ini, klub sepak bola putri, di Lampung didominasi oleh tingkat mahasiswa. Ke depan, KONI berkomitmen untuk memberikan dukungan lebih luas bagi klub-klub di level usia sekolah agar regenerasi atlet tidak terputus. Melalui komunikasi intensif dengan para pelatih, KONI Lampung optimis sepak bola putri akan menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Lampung.

