Bechannel – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Pesisir Barat, Selasa, 3 November 2026.
Penyerahan SK tersebut menjadi langkah awal bagi kedua kepengurusan untuk memperkuat pembinaan olahraga dan mempersiapkan program kerja, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke-10 yang akan berlangsung November 2026.
Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan kedua kabupaten telah menyelesaikan musyawarah olahraga kabupaten pada Oktober 2026, termasuk memilih ketua umum dan menyusun kepengurusan.
“Dengan adanya kepengurusan ini, kita berharap pembinaan terhadap cabang-cabang olahraga di masing-masing kabupaten bisa lebih fokus untuk terus meningkatkan prestasinya, khususnya dalam menghadapi Porprov yang sebentar lagi akan kita laksanakan,” ujar Taufik.
Ia juga menyebutkan, tahapan keabsahan atlet Porprov telah diselesaikan. KONI kabupaten/kota telah menyepakati dan menandatangani hasil keabsahan atlet yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pertandingan.
Sementara itu, Ketua KONI Lampung Timur, Deki Ismirawansyah, mengatakan penyerahan SK menjadi langkah awal untuk menyusun program kerja dan memperkuat pembinaan olahraga di daerah.
Namun, untuk saat ini, pihaknya masih memprioritaskan persiapan kontingen Lampung Timur menghadapi Porprov ke-10.
“Kita konsentrasi terkait persiapan atlet dan persiapan lainnya agar bisa mengikuti Porprov dengan baik,” kata Deki.
Lampung Timur diperkirakan mengirim sekitar 370 atlet untuk mengikuti 27 cabang olahraga. Sejumlah cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbangkan medali di antaranya panahan, atletik, dan tinju.
Deki menargetkan Lampung Timur dapat meningkatkan prestasi dengan menembus lima besar pada Porprov tahun ini.
“Kita ingin naik peringkat. Mudah-mudahan bisa masuk lima besar dengan semangat bersama,” ujarnya.
Selain persiapan Porprov, KONI Lampung Timur juga akan menyusun program kerja 2027 dengan melibatkan seluruh pengurus dan cabang olahraga.
Deki menegaskan, pembenahan tata kelola organisasi dan keuangan menjadi salah satu prioritas kepengurusan baru. Pihaknya berencana menggandeng auditor untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan dan sesuai ketentuan.
Di sisi lain, Ketua Harian KONI Pesisir Barat, Aris Ikhwanda, bersama Sekretaris KONI Pesisir Barat, Yuzirwan, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan 110 atlet dari 13 cabang olahraga untuk mengikuti Porprov ke-10.
Aris menyebutkan, seluruh atlet yang didaftarkan telah diterima dalam proses keabsahan.
“Alhamdulillah, kita sudah mempersiapkan 13 cabang olahraga dengan 110 atlet. Tadi kita dengar seluruhnya sudah diterima,” ujarnya.
KONI Pesisir Barat bertekad memaksimalkan perolehan medali, khususnya medali emas, dengan meningkatkan kemampuan atlet dari cabang olahraga unggulan.
Aris juga mengingatkan para atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan mengikuti mekanisme serta aturan pertandingan.
“Kami mengharapkan atlet bisa memaksimalkan diri untuk meraih medali, tetapi tetap mengikuti aturan dan menjunjung sportivitas,” katanya.
Untuk program kerja 2027, KONI Pesisir Barat masih melakukan pembahasan internal. Salah satu rencana yang diharapkan dapat diwujudkan adalah penyelenggaraan kompetisi olahraga secara serentak di Kabupaten Pesisir Barat guna meningkatkan gairah olahraga dan pembinaan atlet.
Adapun keberangkatan kontingen Pesisir Barat menuju Bandar Lampung direncanakan pada 14 atau 15 November 2026.
Melalui kepengurusan baru tersebut, KONI Lampung berharap pembinaan olahraga di Lampung Timur dan Pesisir Barat semakin terarah, sehingga mampu meningkatkan prestasi atlet pada Porprov maupun ajang olahraga berikutnya.

