Bechannel – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, bergerak cepat melakukan perbaikan jalan setelah adanya temuan di lapangan. Perbaikan tersebut langsung dilakukan sejak minggu lalu sebagai bentuk respons terhadap masukan dan kritik yang disampaikan oleh berbagai pihak.
Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Dinas PUPR Pesisir Barat dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Jalan yang mengalami kerusakan diketahui masih dalam masa pemeliharaan atau retensi, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan tanpa menunggu anggaran baru.
“Ada lima persen dari pagu anggaran masuk lima persen untuk retensi itu yang kita gunakan untuk perbaikan jalan,” ujar pihak Dinas PUPR saat dikonfirmasi. Dana retensi tersebut memang disiapkan untuk mengantisipasi kerusakan yang muncul setelah pekerjaan fisik selesai.
Pihak Dinas PUPR juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan secara konstruktif. Kritik tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pesisir Barat yang sudah memberikan kritik dan masukan. Kritik tersebut langsung kita tindak lanjuti dan diperbaiki,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, Dinas PUPR Pesisir Barat terbuka terhadap kritik dan saran dari semua pihak, baik dari LSM, media maupun masyarakat. Menurutnya, masukan tersebut sangat penting demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik ke depan. “Semuanya demi Kabupaten Pesisir Barat yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga mengakui bahwa masih banyak ruas jalan di Kabupaten Pesisir Barat yang mengalami kerusakan dan belum dapat diperbaiki secara menyeluruh. Hal tersebut disebabkan keterbatasan anggaran akibat kebijakan pemerintah pusat yang berdampak pada keuangan daerah.
“Kita mengalami defisit, makanya untuk anggaran jalan belum bisa maksimal. Namun secara perlahan semua akan diperbaiki,” ujarnya.
Adapun ruas jalan yang saat ini dilakukan perbaikan berada di jalur Gedung Cahya Kuningan hingga Simpang SP4 Ngambur.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Pesisir Barat, Ramadan Yusuf Afif, menjelaskan bahwa keretakan dan pengelupasan jalan tersebut disebabkan oleh faktor cuaca. Ia menegaskan bahwa jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan atau retensi, sehingga menjadi tanggung jawab pelaksana untuk melakukan perbaikan.

