Bechannel – Pengurus Provinsi (Pengprov) Korfball Lampung menggelar ajang eksibisi sebagai langkah strategis memperkuat pemasalan sekaligus menjaring atlet potensial. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi cabor korfball untuk menggaungkan olahraga tersebut di bumi Sang Bumi Ruwa Jurai.
Technical Delegate (TD) Korfball Lampung, Mulyadi, mengungkapkan bahwa sejatinya pihak pengprov berharap cabor korfball dapat dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi, mengingat tim Lampung telah berlaga pada ajang PON XXI Aceh-Sumut lalu.
KONI Lampung Serahkan SK Kepengurusan Lampung Timur dan Pesisir Barat
“Sebenarnya kita berharap ini bukan eksibisi lagi karena di PON kemarin kita sudah turun. Namun karena belum memenuhi syarat minimal delapan kabupaten/kota untuk jadi peserta Porprov, maka kita masuk di eksibisi.
Alhamdulillah, dari delapan cabor yang diusulkan eksibisi, kita salah satunya,” ujar Mulyadi saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, ajang eksibisi kali ini diikuti oleh kontingen dari lima kabupaten/kota, yaitu Bandar Lampung, Lampung Utara, Pesawaran, Lampung Selatan, dan Lampung Utara (perwakilan wilayah utara). Sebenarnya pihak panitia mengundang enam daerah, namun Kabupaten Tulang Bawang belum dapat berpartisipasi akibat keterbatasan pendanaan.
Mulyadi menegaskan, ada dua target utama yang ingin dicapai Pengprov Korfball Lampung melalui pelaksanaan eksibisi ini. Selain sebagai wadah seleksi atlet untuk persiapan Babak Kualifikasi (BK) PON tahun depan, ajang ini juga difokuskan untuk memperkenalkan korfball secara lebih luas.
“Target utama kita adalah pemasalan. Korfball ini olahraga yang relatif baru di Lampung, jadi tanpa pemasalan dan turnamen berkala, olahraga ini sulit berkembang. Melalui ajang ini kita ingin korfball semakin dikenal dan menggaung di seluruh Provinsi Lampung,” pungkasnya.

