Bechannel – Sejumlah perguruan tinggi di Bandar Lampung mulai dilibatkan dalam persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung X 2026. Fasilitas kampus disiapkan sebagai salah satu alternatif venue pertandingan.
Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat bersama Wakil Ketua Umum IV A. Chrisna Putra melakukan kunjungan ke Universitas Teknokrat Indonesia dan Universitas Bandar Lampung (UBL), Selasa (15/9/2026).
Universitas Malahayati Siap Dukung Pelaksanaan Porprov Lampung
Dalam kunjungan tersebut, Taufik bertemu Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. Pembahasan difokuskan pada pemanfaatan sejumlah fasilitas kampus untuk mendukung pertandingan Porprov yang berlangsung 18–28 November 2026.
Universitas Teknokrat Indonesia menyatakan kesiapan mendukung agenda olahraga tingkat provinsi tersebut. Sedikitnya dua cabang olahraga direncanakan dapat menggunakan fasilitas kampus, dengan jenis cabang yang akan disesuaikan berdasarkan kebutuhan teknis.
“Kita sudah merencanakan di Teknokrat untuk dua cabor. Salah satunya pencak silat, kemudian yang lainnya nanti diatur oleh tim,” kata Taufik.
Rahmawati Herdian Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Masyarakat Kota Karang Raya
Penjajakan serupa dilakukan di Universitas Bandar Lampung. Taufik bersama rombongan diterima Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A. Pihak kampus juga menyambut positif rencana penggunaan fasilitas untuk mendukung Porprov.
Namun, penggunaan gedung di UBL perlu menyesuaikan jadwal kegiatan yang sebelumnya telah dipesan masyarakat. Waktu yang tersedia untuk mendukung pertandingan yakni 23 hingga 26 November 2026.
“Karena gedung itu dipakai masyarakat umum dan sudah dibooking, kita akan menyesuaikan dengan waktu yang tersedia,” ujarnya.
Menurut Taufik, kondisi tersebut membuat cabang olahraga yang dipertandingkan di UBL harus dipilih secara cermat. Cabang dengan kebutuhan peralatan yang relatif sederhana dinilai lebih memungkinkan karena venue dapat dipasang dan dibongkar dalam waktu singkat.
Kerja sama dengan perguruan tinggi tidak hanya menyangkut penggunaan gedung. Mahasiswa dan dosen, khususnya dari bidang olahraga, juga diharapkan dapat terlibat dalam mendukung pelaksanaan pertandingan.
Selain itu, panitia akan menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar venue. Penempatan UMKM akan diatur agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu mobilitas atlet dan ofisial.
Untuk kebutuhan operasional venue, pihak penyelenggara akan menyiapkan tenaga kebersihan, keamanan, hingga kebutuhan genset apabila diperlukan.
Taufik mengatakan penjajakan penggunaan fasilitas perguruan tinggi masih berlanjut. Beberapa kampus lain, seperti Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera dan Universitas Malahayati, juga tengah dijajaki untuk mendukung pelaksanaan Porprov Lampung 2026.
Dengan pemanfaatan fasilitas perguruan tinggi tersebut, penyelenggara berharap kebutuhan venue pertandingan dapat dipenuhi sekaligus memperluas keterlibatan lingkungan pendidikan dalam gelaran olahraga terbesar tingkat provinsi di Lampung tahun ini.

