Bechanel – Pengurus Provinsi Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana di Ruang Rapat GOR Siger Bandar Lampung, Sabtu (30/5/2026).
Rakerda tersebut menjadi momentum penting bagi PKSI Lampung dalam menyusun program pembinaan sekaligus mengevaluasi kegiatan organisasi untuk menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk persiapan menuju PON 2028.
Ketua Bidang Organisasi KONI Lampung, Sri Sulastuti, yang mewakili Ketua Umum KONI Lampung menyampaikan, Rakerda merupakan amanah organisasi yang wajib dilaksanakan seluruh anggota KONI sesuai AD/ART.
Sebanyak 55 Atlet Ikuti Kejurprov Anggar Lampung
Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah koordinasi dalam menyusun rencana kegiatan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan yang telah berjalan.
“Pengurus cabang olahraga memiliki tugas manajemen dalam pembinaan atlet mulai dari seleksi atlet, latihan terstruktur, program promosi dan degradasi, program kepelatihan hingga penyusunan kurikulum latihan,” kata Sri Sulastuti.
Selain itu, pengurus cabang olahraga juga memiliki fungsi fasilitator melalui penyediaan sarana dan fasilitas latihan, pelaksanaan kompetisi dan uji coba, hingga dukungan sains olahraga, medis serta finansial bagi atlet.
Sri Sulastuti menambahkan, korfball telah resmi ditetapkan sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON XXII tahun 2028. Karena itu, Pengprov PKSI Lampung diminta segera menyiapkan atlet terbaik agar mampu bersaing di tingkat nasional.
“KONI Provinsi Lampung mendukung penuh cabang olahraga korfball untuk berprestasi. Harapannya dari delapan nomor yang dipertandingkan di PON 2028, minimal Lampung bisa meraih satu medali emas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PKSI Lampung, Rahmat Sumarsono, mengatakan Rakerda menjadi agenda tahunan organisasi dalam menyusun program kerja dan menjaga kesinambungan pembinaan atlet di daerah.
FTI Lampung Gaspol Bangun Generasi Baru Atlet Triathlon
Usai pelaksanaan Rakerda, PKSI Lampung akan menggelar Kejuaraan Daerah di Lampung Utara pada 7-8 Juni 2026 untuk kategori SMP dan SMA sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan nasional.
Rahmat juga menyebut pihaknya telah membentuk tim bayangan sejak dua tahun terakhir guna mempersiapkan atlet menghadapi PON 2028 mendatang.
“Kalau tidak mulai dari sekarang, kita akan tertinggal. Pembinaan atlet harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” katanya.

